Lima Keistimewaan Umat Islam di Bulan Ramadan

Ibadah, yuk, Ibadah!

· 2 menit untuk membaca
Lima Keistimewaan Umat Islam di Bulan Ramadan

Zawaya.id – Keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadan begitu melimpah. Salah satunya adalah kabar yang diberitakan Rasulullah saw., bahwasanya Allah memberikan lima keistimewaan kepada umat Islam di bulan mulia ini. Dan keistimewaan tersebut tidak pernah Allah berikan kepada umat terdahulu.

Lima keistimewaan itu, ialah

1. Dipandang dengan Pandangan Kasih-Sayang oleh Allah

Di hari pertama bulan Ramadan Allah akan memandang hamba-Nya dengan pandangan kasih-sayang. Dan, siapa saja yang dipandang oleh Allah, maka 'selamanya' Allah tidak akan menyiksanya."

Orang-orang yang berhak dipandang adalah mereka yang bersiap menyambut bulan Ramadan dengan kebahagiaan. Mereka juga menyertakan kebahagiaan itu dengan niat untuk selalu istikamah dalam ketaatan di bulan suci ini. Pentingnya berniat ini pernah disampaikan oleh para salafuna ash-shâlih, "Jika ketaatan tidak bisa kulakukan dengan langgeng, maka sesungguhnya cinta dan niatku senantiasa ada." Dan ketika engkau "terpaksa" tidak bisa melaksanakan ketaatan dengan ajek (istikamah), maka berniatlah melakukannya (saja). Barangkali dengan niat itu, Allah akan memberimu kekuatan untuk melakukannya di lain waktu.

2. Dimintakan Ampun oleh Malaikat kepada Allah

Para malaikat memintakan ampunan untuk orang yang berpuasa. Dan, mereka diperintah untuk memperbanyak permintaan ampunan itu. Perintah itu bisa kita artikan bahwa para malaikat akan memohon rahmat dan kemuliaan bagi umat Islam. Begini doa dan pinta para malaikat, "Ya Allah, berikan kehancuran pada orang yang tidak menunaikan kewajiban dan berikan ganti pada orang yang memberi (santunan)." Mereka juga menyeru, "Wahai, Pencari kebaikan, menghadaplah," dan "Wahai, Pelaku maksiat, tahanlah." Ya, bulan mulia dan suci ini menjadi kesempatan emas bercampur berlian untuk senantiasa mengais ampunan-Nya.

3. Bau Wangi Mulut Orang yang Berpuasa di Hadapan Allah

Bau mulut orang yang berpuasa di hadapan Allah lebih semerbak daripada aroma misik. Berubahnya bau mulut orang yang berpuasa disebabkan karena tidak mengonsumsi makanan apapun, sehingga perut tidak beraktivitas mengolah makanan. Dalam bahasa arab, perubahan bau mulut disebut “khuluf al-fami.” Meskipun bau ini tidak disukai banyak orang, namun bagi Allah (di hari kiamat) lebih wangi daripada daripada aroma minyak misik. Karena, semua ibadah berikut ganjarannya akan ditampakkan oleh Allah di hari kiamat kek dalam keadaan paling mulia.

4. Mendapat Sambutan dari Surga

Sesungguhnya Allah memerintahkan surga agar berhias untuk para hambanya yang beriman. Allah berfirman: "Para hamba-Ku akan berkunjung untuk istirahat, berhiaslah untuk mereka.”

5. Diampuni Pelbagai Dosanya

Keistimewaan bagi umat Islam yang terakhir ialah bahwa di hari terakhir bulan Ramadan, Allah swt. akan mengampuni dosa-dosa mereka.

Coretan yang sedikit ini semoga mampu mengobarkan semangat untuk terus beramal salah di bulan Ramadan, dan meningkatkan amal tersebut sampai Allah meridai aktivitas kita selama Ramadan.
Amin.


Baca tulisan lain terkait Ramadan dan artikel menarik lainnya dari Muhammad Fajrul Falah

Related Articles

Mercon Blanggur, Kegembiraan atau Hanya Penghamburan??
· 2 menit untuk membaca
Berpuasa, tapi kok Tidak Salat?
· 2 menit untuk membaca
Tiga Komitmen yang Harus Dijaga di Bulan Suci Ramadan
· 2 menit untuk membaca