Syekh Yusri Rusydi al-Hasani: Ancaman Bagi Penyebar Berita Bohong dan Hoaks

Syekh Yusri berkomentar bahwa termasuk kebohongan adalah berita-berita hoaks yang dikirimkan melalui media sosial.

· 1 menit untuk membaca
Syekh Yusri Rusydi al-Hasani: Ancaman Bagi Penyebar Berita Bohong dan Hoaks

Zawaya.id–Syekh Yusri hafizhahullahta'ala ketika pengajian kitab Sahih al-Bukhari menjelaskan, bahwa ada tiga hal yang apabila ada pada diri seseorang, maka akan dikhawatirkan ia mati dalam keadaan su'ulkhatimah–wal 'iyadzu billah. Ketiga hal tersebut juga merupakan tanda-tanda dari munafik.

Imam al-Bukhari r.a. meriwayatkan bahwa baginda Nabi saw. bersabda:

" آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ "

'Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu ketika ia berkata, berdusta; ketika ia berjanji, mengingkari; dan ketika dipercaya, dia berkhianat' (HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain Imam al-Bukhari menyebutkan,

" وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ "

'...dan apabila ia bermusuhan, maka ia akan berbuat zalim (melewati batas)'.

Syekh Yusri menambahkan bahwa munafik yang dimaksud pada hadis di atas merupakan nifak amali (kemunafikan yang bersifat perbuatan, bukan keyakinan), sehingga mengakibatkan seseorang menjadi fasik. Adapun nifaq i'tiqadi (keyakinan), seperti orang yang menampakkan keislaman, tetapi hakikatnya menyembunyikan kekufuran, maka ia adalah orang kafir, dan akan kekal selamanya di neraka.

Pada suatu hari, baginda Nabi saw. bermimpi melihat seorang laki-laki yang mulutnya dirobek dari bagian kanan dan kiri dengan besi yang bentuknya seperti kail. Lalu, setiap kali menyatu, maka mulutnya akan dirobek lagi. Baginda Nabi saw. bertanya kepada kedua malaikat dalam mimpinya; siapakah orang yang disiksa dengan siksaan seperti itu. Lalu, mereka menjawab,

" الَّذِى رَأَيْتَهُ يُشَقُّ شِدْقُهُ فَكَذَّابٌ يَكْذِبُ بِالْكَذْبَةِ تُحْمَلُ عَنْهُ حَتَّى تَبْلُغَ الآفَاقَ فَيُصْنَعُ بِهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ "

'Yang mulutnya dirobek, dia adalah pembohong. Tiap kali membuat kebohongan, maka kebohongannya akan menyebar ke seluruh penjuru. Kebohongan itu dibawanya hingga hari kiamat'. (HR. Bukhari).

Syekh Yusri berkomentar bahwa termasuk kebohongan adalah berita-berita hoaks yang dikirimkan melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan yang lain, yang ada di zaman sekarang, sehingga sangat mudah sekali menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Ancaman bagi para penyebar berita hoaks ini adalah seperti apa yang dilihat oleh baginda dalam mimpinya. Hadis ini juga menunjukkan tentang mukjizat baginda saw. yang bisa mengetahui apa yang ada di masa depan–seperti media sosial dan internet di zaman sekarang. Pada masa baginda Nabi orang-orang tidak pernah terpikir bagaimana suatu berita (bohong) bisa menyebar ke seluruh penjuru dunia dalam waktu yang sangat singkat. Wallahu a'lam.


Baca tulisan lainnya terkait muhasabah dan artikel menarik lainnya dari Fajrul Falah Afandi